Langsung ke konten utama

My Life

Ini adalah sebuah kisah tentang hidupku...

Cerita masa kecilku...
Waktu itu aku masih kecil, akupun belum mengerti tentang dunia, tentang kehidupan ini...
Dilahirkan dari orangtua yang selalu bertengkar..
Tentang keluarga Dari Sang Ayah yang tak harmonis
Dari situlah awal cerita pahit hidupku bermula...
Saat itu aku berumur 3 tahun, adikku berumur 1 tahun.. 
Ayahku seorang honorer pada masa itu, sedangkan ibu tidak bekerja...
Hingga tiba Ibuku memutuskan pulang ke orangtuanya... Ayah Masih acuh tak acuh.. masa itu, ibu sedang Hamil besar, tak Ku tega hati melihat beliau pulang sendiri ke keluarganya..
Tinggallah aku bersama adik Dan Ayah..
Kami tinggal dirumah kakek Dan Nenek.
Ditempa disana membuat Ku menjadi kuat dari kalimat bodoh, Dari kosakata duka-lara-dan nestapa. Sedari kecil hidup jauh Dari Ibu, Tidak membuat kami nampak begitu bahagia.. Ayah yang sering pergi kerja pulang larut...aku tak bisa membayangkan begitu keras kehidupan kami... Ditambah lagi keluarga dari ayah yang sangat membenci kami.. yah, kami berdua Aku Dan adikku...
Bagi mereka kami hanyalah Sumber masalah..
Dalam hatiku ( bukankah anak mereka juga begitu Kan?) Sangat tak kusuka perangai mereka yang amat busuk... Berpura Pura baik didepan sang kakek dan Nenek...
Masih kuingat masa itu... Masa membekas bagi kami...off

Saat ini.. Di usiaku yang Tidak imut imut lagi...
Masih ku merasakan masa itu... Seakan dia membekas...
Kini seakan membekas.
Walaupun terkadang Masih harus kulupakan..
Kini keluarga dirumah sudah lengkap.. penderitaan Yang dulu kurasakan tak kurasakan lagi.. seakan semua sirna perlahan Lahan. Tapi Tidak berlaku untuk roda perekonomian kehidupan.. Tidak berlaku tentang sifat Yang sudah mengakar
Ya itu keluargaku, terkadang disaat aku sendiri, aku merasa memikirkan mereka.. betapa konyolnya hidup ini... Seakan selalu saja mengemis pada kehidupan...
Tapi, pada faktanya, hidup selalu mentertawakan.... 
Kembali lagi pada hidupku...
Sedari dulu ku kecil, aku ingin bebas.. bebas Dari tanah kelahiranku... Bebas dari jiwa jiwa yang menyedihkan... Dan aku mengalami itu..
Teringat juga pada masa aku jatuh .. tak ada ada yang membahu.. seakan yang kualami bukanlah apa apa bagi mereka.. 
Sampai aku memutuskan tindakan bodoh .. tindakan yang paling aku benci... Bahkan kamuflase..
Dizona itu, Aku merasa kembali menghirup zona segar... Zona yang selalu berhadapan dengan tantangan..
Yah... Aku menikmati prosesnya... 
Entah bagaimana selanjutnya, aku hanya menulis saja.. menulis saja, Dan menuangkan apa yang menari nari Dalam pikiranku, dalam gejolak keinginanku....
Itu saja.. sangat singkat Dan entah ini bermakna atau Tidak..
Kembali lagi Aku mengambil teori sikap yang sangat aku yakini . Dari sebuah teori sikap 'bodoh amad' . Teori ini sangat amouh bagi kehidupanku yang ambisius, bagi kehidupanku yang penuh tantangan.. hal hal baru yang selalu menari nari Di esok pagi...
Harapan Dan harapan itu takkan pernah sirna.... Hanya masalah waktu yang akan membuktikannya..... 
Hadapi, hadapi, Dan hadapi... 
Mau Tidak mau, kamu akan melewatinya, suka atau Tidak sekalipun, kamu akan menantang nya.. itulah hidup....., Selalu tertawa, tertawa, Dan mentertawakan... 
Sekali lagi untuk tulisan ini, ia bukan sang motivator, hanya rangkaian kalimat yang menyusunnya.. hanya deretan kisah kisah Yang nyata dialaminya...
Lakukan apa yang bisa kamu lakukan...!
Tetap keep hold Dan rasakan energi yang bersemayam itu... Rasakan dengan perasaan....


#dinihari

Komentar

Postingan populer dari blog ini

LIFE GOALS ?

Hallo Desember, akhir penutup tahun 2020 Tepat di usia gue yang menginjak dewasa,Gue  memikirkan banyak hal, seperti “Apa sih yang mau Gue capai dalam hidup?” atau “kalau gue meninggal, hal apa yang ingin gue tinggalkan?” Pertanyaan — pertanyaan ini lah  y ang membuat gue berpikir, kalau gue ingin membuat Life Goals! Sebelumnya gue adalah orang yang akan selalu membuat resolusi setiap tahun, Long Term Goals dengan durasi 10 tahun, tapi kali ini gue merasa gue butuh goals untuk seumur hidup! Life Goals adalah hal yang ingin kamu wujudkan, yang penting dalam hidup kamu di berbagai aspek kehidupan. Itulah kenapa Life Goals setiap orang akan berbeda, kamu tidak akan bisa “nyontek” karena apa yang penting dan berarti dalam hidup setiap orang tidak lah sama. Jadi gini, mungkin dari sebagian temen temen kebayakan awalnya mikir itu pertanyaan becandaan doang, bener sih bercanda doang. Tapi temen temen, kalo kita telaah dengan baik, itu cukup menyindir buat sebagian orang khususnya ana...

pandangan Islam dalam menyikapi permasalahan anak muda "Pacaran VS Jomblo"

 Pada masa kini, banyak pemuda dan pemudi yang miris, karena mereka sangat erat dengan tren berpacaran. Muncul pemahaman bahwa tak punya pacar alias jomblo seperti kalian (hehe) itu adalah menyedihkan.  Bahwa muncul pemahaman kalau pemuda dan pemudi yang baik adalah pemuda dan pemudi yang punya pacar alias tidak jomblo. Kalaupun demikian, sungguh miris juga bagi saya karena saya juga tidak punya pacar, alias jomblo. hehehe.  Namun apakah benar kalau pacaran itu enak kawan-kawan sekalian? Ada yang bilang pacaran itu enak, tapi pas putus bikin mewek. Ada yang bilang pacaran itu membuat bahagia, tapi kenyatannya banyak yang galau setelah punya pacar. Kok tahu ustadz? Ya saya pernah baca-baca berita saja, karena saya selalu saja jomblo, hehehe. Ada kisah, seorang laki-laki bernama Adi. Dia laki-laki setia dan mencintai Fitri. Fitri pun mencintai Adi dan mereka memutuskan pacaran. Setiap waktu isinya hanya jalan-jalan, kalau tidak bertemu katanya keduanya galau, kalau tidak ja...

Pembahasan Fiqih

 Fiqih menurut bahasa berarti ‘paham’, seperti dalam firman Allah: “Maka mengapa orang-orang itu (orang munafik) hampir-hampir tidak memahami pembicaraan sedikitpun?” (QS. An Nisa: 78) dan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Sesungguhnya panjangnya shalat dan pendeknya khutbah seseorang, merupakan tanda akan kepahamannya.” (Muslim no. 1437, Ahmad no. 17598, Daarimi no. 1511) Fiqih Secara Istilah Mengandung Dua Arti: Pengetahuan tentang hukum-hukum syari’at yang berkaitan dengan perbuatan dan perkataan mukallaf (mereka yang sudah terbebani menjalankan syari’at agama), yang diambil dari dalil-dalilnya yang bersifat terperinci, berupa nash-nash al Qur’an dan As sunnah serta yang bercabang darinya yang berupa ijma’ dan ijtihad. Hukum-hukum syari’at itu sendiri. Jadi perbedaan antara kedua definisi tersebut bahwa yang pertama di gunakan untuk mengetahui hukum-hukum (Seperti seseorang ingin mengetahui apakah suatu perbuatan itu wajib atau sunnah, haram atau makruh, ataukah m...