Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2020

Kebenaran keberadaan Tuhan

 ┏🦋ꦿ🇮🇩★★★🕊️ ❈ SEKEPING KEBENARAN 🌈 Kenapa Tuhan Tidak Menciptakan Satu Agama saja? 💫 Kenapa Tuhan tidak memaksa umat manusia untuk masuk dalam satu agama saja?  ✨ Kenapa banyak agama-agama di dunia padahal Tuhan hanya Satu?  Orang-orang atheis meragukan keberadaan Tuhan karena menurut mereka seharusnya agama hanya ada satu sebagai bukti adanya Tuhan Yang Esa. Banyaknya agama dan segala perbedaannya dalam hal furu/cabang tidak dapat menjadi dalil bahwa Sosok yang menciptakan agama itu tidak ada.   ☘ Agama dan hukumnya menjadi semacam ‘resep’ bagi manusia.  Sebagaimana seorang dokter memberikan resep obat yang berbeda bagi setiap jenis penyakit. Demikian pula agama adalah resep obat rohani yang berbeda tergantung pada jenis penyakit rohani yang meraja-lela pada masa agama tersebut muncul. Artinya agama muncul sesuai dengan kebutuhan umat saat itu.  Karena kebutuhan akan ajaran agama berbeda-beda di setiap masa dan lokasinya oleh karena itulah agama pun ...

" Banalitas Bebal "

   " Banalitas Bebal " ❀࿐❀°•💓•°❀࿐❀ Imam Syafi'i Rahimahullah berkata: ﺍِﺫَﺍ ﻧَﻄَﻖَ ﺍﻟﺴَّﻔِﻴْﻪُ ﻭَﺗُﺠِﻴْﺒُﻬُﻔَﺦَﻳْﺮٌ ﻣِﻦْ ﺍِﺟَﺎﺑَﺘِﻪِ ﺍﻟﺴُّﻜُﻮْﺕُ Apabila orang bodoh mengajak berdiskusi denganmu, maka sikap yang terbaik adalah diam, tidak menanggapi.. ﻓَﺎِﻥْ ﻛَﻠِﻤَﺘَﻪُ ﻓَﺮَّﺟْﺖَ ﻋَﻨْﻬُﻮَﺍِﻥْ ﺧَﻠَّﻴْﺘُﻪُ ﻛَﻤَﺪًﺍ ﻳَﻤُﻮْﺕُ Apabila engkau melayani, maka engkau akan susah sendiri. Dan bila engkau berteman dengannya, maka ia akan selalu menyakiti hati.. ﻗَﺎﻟُﻮْﺍ ﺳَﻜَﺖَّ ﻭَﻗَﺪْ ﺧُﻮْﺻِﻤَﺖْ ﻗُﻠْﺖُ ﻟَﻬُﻤْﺎِﻥَّ ﺍﻟْﺠَﻮَﺍﺏَ ﻟِﺒَﺎﺏِ ﺍﻟﺸَّﺮِ ﻣِﻔْﺘَﺎﺡُ Apabila ada orang bertanya kepadaku, “jika ditantang oleh musuh, apakah engkau diam?” jawabku kepadanya, “Sesungguhnya untuk menangkal pintu-pintu kejahatan itu ada kuncinya..” ﻭَﺍﻟﺼُّﻤْﺖُ ﻋَﻦْ ﺟَﺎﻫِﻞٍ ﺃَﻭْ ﺃَﺣْﻤَﻖٍ ﺷَﺮَﻓٌﻮَﻓِﻴْﻪِ ﺃَﻳْﻀًﺎ ﻟِﺼَﻮْﻥِ ﺍﻟْﻌِﺮْﺽِ ﺍِﺻْﻠَﺎﺡُ Sikap diam terhadap orang yang bodoh adalah suatu kemuliaan. Begitu pula diam untuk menjaga kehormatan adalah suatu kebaikan.. Lalu, Imam Syafi'i berkata : ﻭَﺍﻟﻜَﻠﺐُ ﻳُﺨْﺴ...

OPTIMISME DAN PESIMISME SEJARAH (Epistemologi)

  Sejarah itu problem "otoritas", nukilan, dan taklid. Masing-masing memunculkan otoritasnya, alih-alih memverifikasi otoritas yang sudah tak mampu diuji lagi secara positif. Yang tersisa adalah persaksian-persaksian dari pelaku sejarah atau teks-teks dalam babad, kitab, atau artefak. Selalu muncul kontradiksi dan pandangan yang banyak. Lalu, mengkonstruksi peristiwa dengan menghubungkan satu artefak dengan artefak lainnya. Namun, sejauh mana kejujuran saksi-saksi sejarah itu? Sejauh mana fabrikasi sejarah bisa dilakukan dan dibongkar? Pada akhirnya, epistemologi sejarah hanya sampai pada ranah dugaan (zanniy), tak pernah mencapai keyakinan yang pasti (qath'iy). Ada pandangan lain yang optimisme dengan sejarah, dengan bergantung pada kesaksian yang banyak, jujur, dan tak mungkin bersekongkol (mutawatir). Namun, sampai mana kesaksian-kesaksian itu bisa dikatakan jujur? Sedangkan peristiwa sejarah sudah musnah oleh waktu. Artefak hanyalah penanda (signifier) yang menunjukka...