Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2020

HIDAYAH

 *Hidayah itu Begitu Luas* Hidayah Allah SWT sebenarnya begitu Luas dan Ditebarkan di Alam Semesta Dia menurunkan Paling Baiknya Kitab dan Pedoman Hidup, yakni Al-Qur'an sebagai Petunjuk Bagi Manusia. Yang di dalamnya terdapat Penjelasan dari Pelbagai ilmu dan lainnya. Tak Cukup dengan itu, Dia Mengutus yang menjelaskan Ayat-ayatNya dan Mengimplementasikannya dengan Baik yaitu Nabi Muhammad SAW Sebagai Suri Tauladan Bagi Manusia dan diutus Sebagai Rahmat Bagi Alam Semesta. Dilengkapi lagi dengan dijadikannya Islam sebagai Agama yang Benar dan Sempurna dengan Hukum-Hukumnya yang menuntun manusia ke Jalan yang Benar teruntuk Kebahagiaan di Dunia dan Akhirat. Hidayah Allah begitu Luas. Namun mengapa masih banyak orang tak beriman? Mengapa masih banyak orang yang tak baik? Di antara Jawabannya menurutku adalah: Karena Manusianya sendirilah yang terkandung tak mau, dengan menutup hati, mata, telinga untuk menerima Kebenaran dan Kebaikan. Karena itu mereka disebut Kafir yang secara Bahas...

Pembahasan Fiqih

 Fiqih menurut bahasa berarti ‘paham’, seperti dalam firman Allah: “Maka mengapa orang-orang itu (orang munafik) hampir-hampir tidak memahami pembicaraan sedikitpun?” (QS. An Nisa: 78) dan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Sesungguhnya panjangnya shalat dan pendeknya khutbah seseorang, merupakan tanda akan kepahamannya.” (Muslim no. 1437, Ahmad no. 17598, Daarimi no. 1511) Fiqih Secara Istilah Mengandung Dua Arti: Pengetahuan tentang hukum-hukum syari’at yang berkaitan dengan perbuatan dan perkataan mukallaf (mereka yang sudah terbebani menjalankan syari’at agama), yang diambil dari dalil-dalilnya yang bersifat terperinci, berupa nash-nash al Qur’an dan As sunnah serta yang bercabang darinya yang berupa ijma’ dan ijtihad. Hukum-hukum syari’at itu sendiri. Jadi perbedaan antara kedua definisi tersebut bahwa yang pertama di gunakan untuk mengetahui hukum-hukum (Seperti seseorang ingin mengetahui apakah suatu perbuatan itu wajib atau sunnah, haram atau makruh, ataukah m...

Makna Tauhid

 Tauhid secara bahasa arab merupakan bentuk masdar dari fi’il wahhada-yuwahhidu (dengan huruf ha di tasydid), yang artinya menjadikan sesuatu satu saja. Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin berkata: “Makna ini tidak tepat kecuali diikuti dengan penafian. Yaitu menafikan segala sesuatu selain sesuatu yang kita jadikan satu saja, kemudian baru menetapkannya” (Syarh Tsalatsatil Ushul, 39). Secara istilah syar’i, makna tauhid adalah menjadikan Allah sebagai satu-satunya sesembahan yang benar dengan segala kekhususannya (Syarh Tsalatsatil Ushul, 39). Dari makna ini sesungguhnya dapat dipahami bahwa banyak hal yang dijadikan sesembahan oleh manusia, bisa jadi berupa Malaikat, para Nabi, orang-orang shalih atau bahkan makhluk Allah yang lain, namun seorang yang bertauhid hanya menjadikan Allah sebagai satu-satunya sesembahan saja. Pembagian Tauhid Dari hasil pengkajian terhadap dalil-dalil tauhid yang dilakukan para ulama sejak dahulu hingga sekarang, mereka menyimpulkan bahwa ada tauhi...

Nukil aqidah al wasathiyah

 Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah menutup pembahasan akidah dalam risalahnya yang terkenal “Al Aqiidah al Waasithiyyah” dengan fasal yang membahas tentang akhlak yang mulia. Ini menunjukkan, bahwa seharusnya akhlak yang mulia menjadi karakter kuat yang ada pada diri para penganut akidah yang lurus. Maka sungguh ironis, jika ada orang yang mengaku bermanhaj dan berakidah lurus, namun ternyata akhlaknya buruk; gemar mencela, merendahkan, menghina dan suka memberi gelar-gelar buruk kepada sesama. Belakangan ini, keindahan manhaj salaf yang mulia ini kembali tercoreng karena sepak terjang sosok-sosok para pencela. Ajaibnya mereka menjadikan celaan sebagai agama. Tidak peduli kehormatan saudaranya terhina, gelar-gelar buruk dan caci maki sangat ringan di lisan mereka. Padahal, mencela dan menjatuhkan kehormatan orang lain sangat bertentangan dengan syariat. Kehormatan adalah satu dari lima dasar kebutuhan primer (al kulliyaatu al khams) manusia yang dijaga keutuhannya oleh sya...

Al wala' wal Bara'

Konsep loyalitas dan Permusuhan Dalam Islam Wabah akidah yang hari ini banyak menjangkiti manusia adalah penyetaraan agama dan keyakinan. Semua Agama diangggap benar. Akhirnya toleransi pun kebablasan,menerjang dinding-dinding ideologi yang tealah digariskan.  Atas nama toleransi, pemahaman ini mengharamkan kita membenci keyakinan orang lain, tak boleh ada keresahan apalagi kebencian terhadap hal-hal yang bertentangan dengan syiar dan syariat Islam. Persoalan Al-Wala’ wal Bara’ (loyalitas, kecintaan versus kebencian, berlepas diri) adalah konsekuensi ketika seseorang mengikrarkan syahadat. Di saat ia mengakui Allah sebagai satu-satunya Zat yang berhak diibadahi, ia harus meyakini bahwa sesembahan selain-Nya adalah batil dan sesat. Meski ada perintah untuk bersikap baik dan adil kepada fisik orang kafir bukan berarti menoleransi kesesatan keyakinannya. Buku ini mengupas pemahaman yang sudah banyak terkikis dari umat Islam tersebut. Menjelaskan dengan komplit definisi Al-Wala’ wal Ba...

English idioms

 *Some of alternative words you can use instead* *Awesome* Extraordinary , Outstanding, Splendid , Incredible.  tremendous.  *Intelligent* Wise , Astute , Knowledgeable , brilliant , brainy , smart, Clever.  *But* However, Although , Through , yet , on the other hand , Nevertheless.  *Especially* Above all , chiefly , In Particular , mainly, Principally, Exclusively.  *Terrible* Hideous , appalling , Frightful , Horrendous , Atrocious, Ghastly , Dreadful.  *Also* In addition, As well as , like wise , Furthermore , along with , besides, moreover.  *Stupid* Foolish , Dumb, ludicrous, Laughable, futile, senseless.  *Easy* Simple, Clear, Effortless, Facile , Basic, Straightforward.  *Therefore* As a result, subsequently, For this reason, hence , thus , So/ so then , Consequently.  *Very Good* Fantastic , Amazing, terrific , Wonderful, Incredible , Marvellous.  *Big* Huge, Giant , Gigantic , Enornous, Massive, Large, Immense.  ...

Aku

 Aku dalam sadarku,  aku dalam mimpiku,  dan aku dalam tempurung yang menyelimutiku…  Aku tetaplah aku, dan sampai kapanpun inilah aku.. Hargai dan cintai kekuranganku karena semua yang aku lakukan bukan suatu “keharusan” tapi “keinginanku” untuk menyenangkan hatimu dan berusaha melengkapi hidup-mu… Semua yang aku lakukan tidak menggunakan kata “tapi” melainkan “walaupun”, karena semua yang aku lakukan hanya berusaha membuat yang terbaik dan menyenangkanmu.. Apabila semua itu tidak cukup untuk dirimu, tolong hargai usahaku walaupun tidak terlihat oleh matamu dan terasa kurang… Semua aku lakukan karena aku menyukai-mu, karena mencintai-mu.. Karena cinta dan rasa yang aku miliki adalah keinginan berbuat baik kepada orang yang aku cintai yang harus tampak setiap saat, sepanjang kebersamaan kita.. Jangan ganti aku atau membandingkan aku dengan yang lain hanya karena kau melihat semua kekurangan aku.., tapi coba-lah bertahan, hargai dan cintai setiap kekurangan ku karena ...

BEKAL TERINDAH DALAM PERJALANAN MENUJU KEABADIAN

  Dahulu Imam Syafi'i pernah bersyair, تزود من التقوى فانك لا تدري # اذا جن ليل هل تعيش الى الفجرِ Berbekallah dengan takwa sesungguhnya engkau tak mengetahui, Jika malam telah gelap, apakah engkau kan tetap hidup hingga waktu fajar?  فكم من فتى امسى واصبح ضاحكا # وقد نسجت اكفانه وهو لا يدري Betapa banyak pemuda di sore dan siang hari ia tertawa, Sementara kain kafannya telah ditenun sedang ia tidak menyadarinya.  وكم من صغار يرتجى طول عمرهم # وقد ادخلت اجسادهم ظلمة القبرِ Betapa banyak anak-anak bayi yang diharapkan memiliki umur yang panjang, Ternyata jasad-jasad mereka telah dimasukkan dalam gelapnya kubur..  وكم صحيح مات دون علة # وكم من سقيم عاش حينا من الدهرِ Betapa banyak orang-orang yang sehat, ia mati tanpa sebab, Betapa banyak orang-orang yang sakit dapat hidup hingga waktu yang panjang.  وكم من عروس زينوها لزوجها # وقد قبضت ارواحهم ليلة القدر Betapa banyak pengantin yang telah dirias tuk pasangan hidupnya, Sementara arwah-arwah mereka telah ditetapkan...

Seberkas cahaya di tengah kegelapan 'musibah'

Segala puji bagi Allah Zat yang telah menciptakan kematian dan kehidupan dalam rangka menguji manusia siapakah di antara mereka yang terbaik amalnya. Zat yang telah mengutus Rasul-Nya dengan hidayah dan agama yang benar untuk dimenangkan di atas seluruh agama yang ada. Sholawat beriring salam semoga senantiasa terlimpah kepada Nabi pembawa rahmah beserta keluarga dan sahabat juga seluruh pengikut mereka yang setia hingga tegaknya kiamat di alam semesta. Amma ba’du. Saudaraku. Semoga Allah melimpahkan taufik untuk menggapai cinta dan ridho-Nya kepadaku dan dirimu. Perjalanan kehidupan terkadang membawamu terperosok dan jatuh dalam berbagai kesulitan. Kesulitan-kesulitan itu terasa berat bagimu. Dadamu seolah-olah menjadi sesak. Bumi yang begitu luas terhampar seolah-olah menjadi sempit bagimu. Apakah keadaan ini akan membawamu berputus asa wahai saudaraku, jangan. Akan tetapi bersabarlah. Karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, واعلم أن النصر مع الصبر ، وأن الفرج مع ال...